<< >>
   
 
Kitab :
Bab / Tema :
Kata Kunci Isi :
Data yang ditemukan : 1708
2. Kitab Iman
Bab 42. Islam menghilangkan dosa yang lalu, begitu pula hijrah dan haji
( HR.MUSLIM No:174 )
        Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Di antara orang musyrik banyak yang telah membunuh dan banyak pula yang telah berzina. Kemudian mereka datang kepada Nabi Muhammad saw. Mereka berkata: Apa yang engkau katakan dan engkau ajak sungguh bagus. Kalau saja engkau mau memberitahu kami bahwa dosa yang telah kami perbuat (di masa jahiliyah) ada penghapusnya. Lalu turun ayat: Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya). Juga diturunkan ayat: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Bab 43. Menerangkan hukum perbuatan orang kafir setelah memeluk Islam
( HR.MUSLIM No:175 )
        Hadis riwayat Hakim bin Hizam ra., ia berkata: Saya pernah bertanya kepada Rasulullah saw.: Apa pendapatmu tentang beberapa perkara yang dahulu, di masa jahiliyah aku menyembahnya. Apakah aku akan menerima hukuman karena itu? Rasulullah saw. bersabda: Engkau memeluk Islam dengan kebaikan dan ketaatan yang dahulu engkau lakukan.
Bab 44. Kebenaran dan kemurnian iman
( HR.MUSLIM No:178 )
        Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Ketika turun ayat: Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), para sahabat Rasulullah saw. merasa sedih. Kata mereka: Siapakah di antara kita yang tidak menganiaya dirinya? Rasulullah saw. bersabda: Maksudnya bukan seperti yang kalian duga, tetapi seperti yang dikatakan Lukman kepada anaknya: Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.
Bab 45. Allah tidak memperhitungkan kata hati dan yang terbersit dalam hati selama tidak dikerjakan
( HR.MUSLIM No:181 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah melewati (tidak memperhitungkan) kata hati pada umatku, selama mereka tidak mengatakannya atau melakukannya.
Bab 46. Bila seseorang bermaksud baik, maka kebaikan itu dicatat dan bila bermaksud buruk, maka maksud buruk itu tidak dicatat
( HR.MUSLIM No:183 )
        Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman (kepada malaikat pencatat amal): Bila hamba-Ku berniat melakukan perbuatan jelek, maka janganlah kalian catat sebagai amalnya. Jika ia telah mengerjakannya, maka catatlah sebagai satu keburukan. Dan bila hamba-Ku berniat melakukan perbuatan baik, lalu tidak jadi melaksanakannya, maka catatlah sebagai satu kebaikan. Jika ia mengamalkannya, maka catatlah kebaikan itu sepuluh kali lipat.
 
   
   
    << >>