<< >>
   
 
Kitab :
Bab / Tema :
Kata Kunci Isi :
Data yang ditemukan : 1708
3. Kitab Thaharah
Bab 20. Hukum mani (sperma)
( HR.MUSLIM No:434 )
        Hadis riwayat Aisyah ra.: Dari Alqamah bahwa seseorang datang kepada Aisyah, kemudian Aisyah berkata: Seandainya engkau melihat mani, maka engkau cukup mencuci tempatnya saja, kalau engkau tidak melihatnya, engkau siram air di sekitarnya. Aku pernah mengerik mani pada pakaian Rasulullah saw. dengan sekali kerik, kemudian beliau memakainya untuk salat.
Bab 21. Najisnya darah dan cara membasuhnya
( HR.MUSLIM No:438 )
        Hadis riwayat Asma ra., ia berkata: Seorang wanita datang kepada Nabi saw., ia berkata: Salah seorang di antara kami, pakaiannya terkena darah haid. Apa yang harus dilakukannya? Beliau bersabda: Mengerik darah itu, lalu menggosoknya dengan air, kemudian dibasuh. Setelah itu ia boleh salat dengan pakaian tersebut.
Bab 22. Dalil najisnya air kencing dan kewajiban membersihkannya
( HR.MUSLIM No:439 )
        Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata: Rasulullah saw. pernah melewati dua buah kuburan, lalu beliau bersabda: Ingat, sesungguhnya dua mayit ini sedang disiksa, namun bukan karena dosa besar. Yang satu disiksa karena ia dahulu suka mengadu domba, sedang yang lainnya disiksa karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya. Kemudian beliau meminta pelepah daun kurma dan dipotongnya menjadi dua. Setelah itu beliau menancapkan salah satunya pada sebuah kuburan dan yang satunya lagi pada kuburan yang lain seraya bersabda: Semoga pelepah itu dapat meringankan siksanya, selama belum kering.
4. Kitab Haid
Bab 1. Persentuhan dengan wanita haid di luar bagian antara pusar dan lutut
( HR.MUSLIM No:440 )
        Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Apabila salah seorang di antara kami sedang haid, Rasulullah saw. memerintahkan untuk memakai izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah), kemudian beliau menggaulinya (tanpa senggama).
( HR.MUSLIM No:442 )
        Hadis riwayat Maimunah ra., ia berkata: Rasulullah saw. biasa menggauli (tanpa senggama) istri-istri beliau yang sedang haid dari luar izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah).
 
   
   
    << >>